Kecantikan Telaga Cebong di bawah kaki Sikunir (Desa Sembungan)
Siapa yang tidak mengenal Desa Sembungan? Desa tertinggi di Pulau Jawa yang terletak di kawasan Dieng ini memiliki pemandangan yang memikat pecinta alam. Desa seluas 12 Ha ini tak akan menjemukan mata.
Telaga Cebong sangat asri dengan udara yang segar. Kita dapat menemukan suara cicitan burung di pada waktu tertentu, juga melihat burung yang bertengger maupun berterbangan di sekitar danau. Tak hanya untuk menikmati pemandangan saja, Telaga Cebong sangat cocok untuk pecinta alam yang hendak berkemah. Pengunjung dapat menggelar tenda di sekitar telaga, tepatnya di sekitar lahan parkiran atau mendekati danau. Bila langit cerah, pengunjung dapat menemukan pantulan awan di air. Tempat ini tidak akan mengecewakan, dan sangat cocok untuk membuang penat dan berkontemplasi dengan alam. Akan lebih nikmat lagi kalau membawa secangkir gelas dan menyeduh kopi di pinggir telaga, sembari mendengarkan kicauan burung dan menghirup udara segar.
Telaga Cebong terletak di ketinggian lebih dari 2300 Mdpl. Meski Telaga Cebong terbilang indah, sebelum pergi ke sana, ada baiknya kita persiapkan dulu rencana yang matang, termasuk pakaian hangat dan tebal. Sebab, suhu di Telaga Sembungan pada cuaca tertentu sempat mencapai angka minus.
Wisata ini dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap. Pengunjung dapat menemukan warung makan, mushola, toilet, maupun tempat persewaan peralatan out door. Sedangkan, naik ke atas lagi, tepatnya ke arah Bukit Sikunir, ada lebih banyak warung-warung yang menjajakan makanan. Mulai dari gorengan, minuman panas, olahan kentang, hingga oleh-oleh yang bisa dibawa pulang. Namun, tempat makan di sana kebanyakan tidak buka setiap waktu, atau hanya di jam-jam pendaki naik hingga turun dari Sikunir saja. Selebihnya, hanya beberapa toko atau tempat makan yang tetap buka.
Untuk mencapai Telaga Cebong, pengunjung perlu melewati kawasan Dieng terlebih dahulu, lalu mencari arah Sikunir. Bagi pengguna roda empat tidak perlu khawatir, meski berada di desa tertinggi, kawasan ini bisa dilewati roda empat. Kemudian,biaya memasuki Sikunir dan telaga adalah Rp 10 ribu. lalu, untuk biaya parkir kendaraan motor adalah Rp 5 ribu dan mobil adalah Rp 10 ribu. Biaya ini terbilang aman di kantong, sebab dengan satu tiket, pengunjung dapat mengujungi dua wisata sekaligus. Akomodasi menuju Telaga Cebong juga tidak rumit, akses jalanan sudah banyak yang diaspal, dan lokasinya yang sudah terdeteksi G-maps.
Nah itulah ulasan tentang telaga Cebong yang gak kalah cantik dengan danau terkenal lainnya. Semoga bisa menjadi referensi untuk mengisi liburan, ya!
Komentar
Posting Komentar